h1

Pornografi di Perpustakaan Resahkan Orang Tua

12 Maret 2010

Fasilitas internet yang menjamur di perpustakaan-perpustakaan Amerika Serikat ternyata sering jadi ajang berburu pornografi online. Tak pelak, para orang tua pun amat prihatin karena anak-anak mereka jadi korbannya. Maureen misalnya, komplain karena buah hatinya terkontaminasi porno di perpustakaan. Puterinya yang baru berusia 14 tahun ketakutan saat melihat seorang pengunjung mengakses porno di perpustakaan Clarence, New York.“Dia mengeluh tak bisa menghapus gambar yang dilihatnya itu dari pikirannya. Dan seperti itulah porno, menetap di pikiran Anda,” ujarnya.

Direktur Clarence Library, Monica Mooney, menyatakan di satu sisi akses porno sulit dicegah, namun di sisi lain banyak anak berkunjung ke perpustakaan. Hal ini jadi tantangan bagi pengelola perpustakaan di seluruh Amerika Serikat.

“Jika kami melihat seseorang melihat porno, kami akan memperingatkan mereka bahwa perpustakaan ini penuh dengan anak-anak sehingga mereka harus berhenti akses,” ujar Mooney.

Sebenarnya juga telah ada panduan yang jelas bahwa komputer perpustakaan tidak boleh disalahgunakan. Bahkan ada kemungkinan mereka yang melanggar aturan dikenai hukuman pidana ringan.

Beberapa perpustakaan di negara bagian New York seperti di Erie County Library System memilih menginstall software sensor porno. Namun seringkali sensor semacam ini tidak efektif dan bisa ditembus

sumber : http://kompas.com

One comment

  1. Bagus sebagai informasi.



Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: