h1

Lulusan PT Hanya Jadi Pencari Kerja

22 Januari 2010

Sistem pendidikan nasional yang tidak selaras atau sinkron dengan dunia kerja menyebabkan banyaknya lulusan sekolah menengah atas dan perguruan tinggi yang menjadi penganggur terbuka. Masalah pengangguran tidak akan pernah selesai apabila lulusan terdidik hanya menjadi pegawai, karyawan, atau buruh di suatu perusahaan.

Demikian dikemukakan Deputi Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional Bidang SDM dan Kebudayaan Bappenas Nina Sardjunani dalam seminar Daya Tawar Pemuda dalam Dunia Kerja: Menghubungkan Pendidikan, Ketenagakerjaan, dan Kewirausahaan, Rabu (20/1/2010) di Jakarta.

Berdasarkan hasil survei angkatan kerja nasional atau Sakernas 2009, mayoritas lulusan perguruan tinggi (74 persen) dan lulusan SMA (64 persen) menjadi pegawai, karyawan, atau buruh. Hasil ini menunjukkan lulusan terdidik—terutama lulusan perguruan tinggi—rela menganggur hanya untuk menunggu kesempatan menjadi pegawai atau karyawan apa pun, tidak mau mencoba terjun ke dunia usaha.

Pendiri Universitas Ciputra Entrepreneurship Center (UCEC), Ciputra, mengatakan, jika ingin mempercepat pertumbuhan ekonomi, idealnya Indonesia membutuhkan setidaknya 4,4 juta pengusaha. Untuk mencapai jumlah ideal itu, dari jumlah sekarang sekitar 400.000 pengusaha, kuncinya ada pada dunia pendidikan, terutama kalangan pendidik (guru atau dosen).

Menurut Ciputra, sistem pendidikan Indonesia saat ini tidak sinkron dengan dunia kerja karena sekolah hanya mencetak para pencari kerja, bukan lulusan yang mampu menciptakan lapangan pekerjaan.

Secara terpisah, Mira Kusumarini, Ashoka Indonesia Representative, mengatakan, pendidikan kita belum mampu membawa ke arah berkembangnya budaya kebebasan berpikir dan berkreasi dalam diri tiap anak. ”Anak-anak yang berpikir berbeda justru diprotes dan tidak didukung oleh guru, teman-teman, orangtua, serta masyarakat,” ujar Mira Kusumarini, seusai acara Ashoka Young Changemakers Award 2009 atau pembaru muda kepada 20 anak muda berusia 10-25 tahun di Jakarta, Rabu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: